Edukasi

Mengapa Beton Bisa Bocor? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Selasa, 8 Juli 2025

oleh

Alchemco Indonesia

Beton dikenal sebagai material konstruksi yang kuat, padat, dan tahan lama. Tapi pertanyaan besarnya: kalau beton sekuat itu, kenapa masih bisa bocor?

Kenyataannya, kebocoran pada beton adalah masalah umum yang sering muncul di berbagai proyek, dari rumah tinggal hingga basement gedung bertingkat. Untuk memahami mengapa hal ini terjadi, kita perlu melihat struktur beton secara ilmiah.

🧬 1. Beton Bukan Material yang Solid 100%

Secara kasat mata, beton tampak seperti material padat dan keras. Namun secara mikroskopis, beton memiliki jaringan pori-pori kapiler yang terbentuk selama proses pengerasan (curing).

🔍 Fakta ilmiah:
Pori-pori kapiler ini terbentuk akibat air berlebih yang menguap saat beton mengering. Air yang tidak bereaksi dengan semen akan meninggalkan celah-celah mikroskopis di dalam struktur beton.

🌊 2. Air Mengikuti Jalur Termudah

Air adalah zat yang sangat “cerdik”. Ia akan mencari jalur dengan hambatan paling rendah — dan pori-pori beton adalah jalur alami yang siap ditembus, apalagi bila ada tekanan hidrostatik dari air tanah atau hujan deras.

Jika tidak ada sistem waterproofing yang bekerja dari dalam, maka air akan:

  • Masuk melalui pori-pori
  • Meningkatkan kelembapan internal
  • Mengarah pada rembesan, noda, dan bahkan korosi tulangan

🧱 3. Retakan Mikro, Masalah yang Tak Terlihat

Retakan rambut (hairline cracks) sering tidak terdeteksi secara visual. Namun di dalam, retakan ini bisa menjadi jalan tol bagi air untuk masuk ke jantung struktur beton.

⚠️ Bahkan retakan selebar 0.1 mm bisa memungkinkan air meresap jika tekanan cukup tinggi.

🧪 4. Reaksi Kimia yang Memperparah Masalah

Ketika air mulai merembes ke dalam beton, bisa terjadi reaksi alkali-silika reaction (ASR) — yaitu interaksi antara silika dalam agregat beton dan alkali dari semen. Hasilnya adalah gel ekspansif yang bisa:

  • Menambah tekanan internal
  • Membuat retakan baru
  • Merusak integritas beton secara perlahan

🧯 5. Korosi Besi Tulangan dari Dalam

Besi tulangan di dalam beton bersifat aman selama tetap kering. Namun saat air masuk:

  • Oksigen + air menyebabkan karat
  • Volume besi yang berkarat mengembang
  • Tekanan ini menyebabkan beton mengelupas dan retak lebih parah

🔩 Korosi adalah penyebab utama struktur beton kehilangan kekuatannya secara diam-diam.

🧠 Kesimpulan: Beton Itu Bisa Bocor Karena…

✅ Struktur internalnya berpori
✅ Rentan terhadap retakan mikro
✅ Mudah dilalui air di bawah tekanan
✅ Bisa rusak karena reaksi kimia internal
✅ Bisa mengalami korosi dari dalam

🛠️ Apa Solusinya?

Waterproofing konvensional yang hanya menutup permukaan sering gagal menghadapi tantangan ini.

Solusi terbaik adalah menggunakan sistem waterproofing internal seperti teknologi kristalisasi atau enzimatik (misalnya TechCrete 2500). Produk ini bekerja dengan cara:

  • Menyerap ke dalam beton
  • Menutup pori dan retakan mikro dari dalam
  • Membentuk kristal yang menyegel jalur air secara permanen
  • Bahkan bisa self-sealing saat terjadi retakan baru

📞 Ingin Bangunan Anda Terlindungi dari Dalam?

💬 Hubungi tim teknis Alchemco Indonesia untuk konsultasi, inspeksi proyek, atau demo produk waterproofing permanen.